Warga Tinanggea Konsel Dikabarkan Kabur Saat Akan Dijemput Tim Medis

Reporter: Erlin / Editor: La Ode Adnan Irham

TINANGGEA – ZL (18) warga Kelurahan Ngapaaha, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) dikabarkan kabur saat hendak dijemput tim medis Rumah Sakit Umum (RSU) Konsel, setelah hasil swab yang bersangkutan positif Corona.

Hal tersebut dibenarkan Lurah Ngapaaha, Agusalim saat dikonfirmasi Mediakendari.com, Kamis malam 28 Mei 2020.

Setelah keluar hasil swab semua anggota keluarga yang pernah melakukan kontak dengan M, pasien positif covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.

Kemudian saat tim medis dari RSU Konsel dan tim gugus percepatan penanganan covid-19 Konsel bersama pemerintah kecamatan hendak menjemput ZL, yang berangkutan sudah tidak berada di rumahnya.

Agusalim menjelaskan ZL merupakan suami M, PDP yang dinyatakan positif covid-19 pada 13 Mei 2020. Dari penjelasan dokter saat masuk RSUD Konsel tanggal 4 Mei 2020 dengan keluhan nyeri perut dan riwayat demam discreening RDT hasil reaktif dan punya riwayat operasi SC.

ZL yang diketahui sehari-hari sebagai tukang ojek, sambung Agusalim dikabarkan sudah melaporkan diri ke RSU Bahteramas untuk diisolasi ke ruang covid-19.

“Saya barusan habis ditelpon sama pak camat, katanya dia sudah menyetorkan diri langsung ke ruang isolasi covid-19 RSU Bahteramas, dan katanya petugas isolasi Bahteramas sudah menghubungi tim gugus tugas konsel dan RSU Konsel namum tidak ada yang angkat telpon,” bebernya.

Namun, Agusalim menambahkan Info tersebut belum belum Pasti. Ia meminta menghubungi pihak Bahteramas untuk lebih jelas.

Sementara itu, Jubir Gustu percepatan penanganan covid-19 Konsel, Annas Mas’ud menjelaskan pasien tersebut tidak kabur saat hendak dijemput, ia lebih dulu dihubungi RSU Bahteramas dan berinisiatif berangkat sendiri ke Bahteramas.

“Sekarang sudah berada di RSUD bahteramas,” singkatnya saat dihubungi terpisah.

Adapun update data positif covid-19 Konsel, hari ini. Dua warga konsel dinyatakan positif covid-19 yakni ZL dan E (46) warga Desa Amoito, Kecamatan Ranomeeto jadi totalnya enam orang.

Iklan dalam Berita Ana Wonua Distributor Oli Total