oleh

Polisi Tangkap Oknum Kades yang Bawah Bom Molotov Saat Akan Unras di DPRD Konsel

Reporter:Erlin

KONAWE SELATAN – Kepolisian Sektor (Polsek) Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), berhasil mengamankan oknum kades (AS) beserta warganya (T) yang kedapatan membawa bahan peledak (bom) dan senjata tajam (sajam) saat akan melakukan unjuk rasa (unras) di Kantor DPRD Konsel, Senin, 27 September 2021.

“Telah dilakukan penangkapan Kepala Desa Bungin Permai, AS bersama seorang warganya, T yang membawa dan memiliki senjata tajam dan bahan peledak berupa bom molotov,” jelas Kapolsek Tinanggea Iptu La Jimat saat di konfirmasi media ini.

Dijelaskan La Ajima, bahwa Sekitar jam 08.15 wita, Polsek Tinanggea menerima informasi bahwa ada warga desa Bungin Permai yang akan melakukan aksi unras di kantor DPRD Kabupate Konsel jumlah massa sekitar 300 orang.

Baca Juga: Peringati Dua Tahun Kematian Randy-Yusuf Ratusan Mahasiswa Gelar Unjuk Rasa

Atas informasi tersebut, kemudian pihaknya bersama anggota menuju ke depan Rujab Camat Tinanggea untuk menemui massa aksi dan memberikan himbauan agar masyarakat tidak melakukan unras di Kantor DPRD Konsel dengan pertimbangan bahwa kondisi masih Covid 19, akan tetapi massa tetap akan melakukan aksi unras di kantor DPRD.

“Dengan kondisi jumlah massa yg mencapai sekitar 300 orang, saya kembali menghimbau agar massa aksi dibatasi hanya 100 orang boleh ikut serta tidak diperkenankan membawa sajam atau barang-barang terlarang lainnya.

Kemudian lanjut, La Ajima tepat di depan halte camat Tinanggea ada warga Desa Bungin Permai yang mencurigakan dengan membawa sebuah tas, anggota kemudian melakukan pemeriksaan.

“Dari hasil pemeriksaan kami temukan sebilah sajam berupa keris yang dibawah Kades Bungin Permai dan dua buah bahan peledak, ditemukan dalam tas tersebut milik T,” terangnya.

“Kades bersama warganya yang kedapatan membawa sajam dan bahan peledak, kami amankan di Mako Koramil 1417-05 Tinanggea untuk pemeriksaan awal dan kemudian pelaku tersebut kami gelandang ke Mako Polsek Tinanggea untuk proses hukum selanjutnnya,” tambah La Ajima.

Baca Juga: Ratusan Warga Konsel Lakukan Aksi Protes ke Kantor DPRD, Begini Penjelasan Ketua DPRD

Dari keterangan pelaku, kata La Ajima massa aksi dengan jumlah sekitar 300 orang adalah massa dari 11 desa di Kecamatan Tinanggea yang diarahkan oleh camat Tinanggea Herianto dan Kepala Desa Bungin Permai bersama warganya berjumlah sekitar 100 orang adalah massa yg mendukung pemerintah Konsel yang mendukung dilakukannya Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Saat ini pelaku yang membawa sajam dan bahan peledak beserta BB masih diamankan di Mako Polsek Tinanggea dan selanjutnya akan di serahkan di Mako Polres Konsel untuk proses hukum selanjutnya,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditayangkan, media ini masih berusaha melakukan konfirmasi kepada Camat Tinanggea.
Kapolres Konsel Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Erwin Pratomo SIK saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah mengamankan dua orang oknum yang membawa bom molotov dan sajam. “Keduanya ditangkap tangan dan selanjutnya kami masih melakukan pendalam,” tandasnya.

Terkini